Saturday, December 10, 2016

Biografi Iwan Fals

     Iwan Fals yang bernama lahir Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961) adalah seorang Penyanyi beraliran Balada, Pop, Rock, dan Country yang menjadi salah satu legenda di Indonesia. Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 70'an hingga sekarang, kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain. Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional dan Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga. 
     Iwan lahir dari pasangan Lies Suudijah asal Tasikmalaya (ibu) dan (alm) Kolonel Anumerta Sucipto asal Jawa merupakan anak petinggi di pabrik Gula Kalibagor, Jawa Tengah. (ayah). Iwan menikahi Rosana yang akrab disapa "Mbak Yos" pada tahun 1980, hasil dari pernikahannya Iwan memiliki tiga anak yaitu, (alm) Galang Rambu Anarki (1 Januari 1982 - April 1997), Annisa Cikal Rambu Bassae (1985), dan Raya Rambu Rabbani (22 Januari 2003).
     Galang mengikuti jejak ayahnya terjun di bidang musik. Walaupun demikian, musik yang ia bawakan berbeda dengan yang telah menjadi trademark ayahnya. Galang kemudian menjadi gitaris kelompok BUNGA dan sempat merilis satu album perdana menjelang kematiannya tahun 1997.
     Setelah Meninggalnya Galang Rambu Anarki lalu Iwan Fals Mendirikan Sebuah Ormas Berbentuk Fans yaitu OI (Orang Indonesia). Nama Galang juga dijadikan salah satu lagu Iwan, berjudul Galang Rambu Anarki pada album Opini, yang bercerita tentang kegelisahan orang tua menghadapi kenaikan harga-harga barang sebagai imbas dari kenaikan harga BBM pada awal tahun 1982 yaitu pada hari kelahiran Galang (1 Januari 1982).

Download lagu Iwan Fals I disini
     Nama Cikal sebagai putri kedua juga diabadikan sebagai judul album dan judul lagu Iwan Fals yang terbit tahun 1991. Sebelumnya Cikal juga pernah dibuatkan lagu dengan judul Anisa pada tahun 1986. Rencananya lagu ini dimasukkan dalam album Aku Sayang Kamu, namun dibatalkan. Lirik lagu ini cukup kritis sehingga perusahaan rekaman batal menyertakannya. Pada cover album Aku Sayang Kamu terutama cetakan awal, pada bagian penata musik masih tertulis kata Anissa.
     Galang Rambu Anarki meninggal pada bulan April 1997 secara mendadak yang membuat aktivitas bermusik Iwan Fals sempat vakum selama beberapa tahun. Galang dimakamkan di pekarangan rumah Iwan Fals di desa Kp. Leuwinanggung No. 19 Tapos, Depok Jawa Barat. Sepeninggal Galang, Iwan sering menyibukkan diri dengan melukis dan berlatih bela diri. Pada tahun 1999, Iwan berkolaborasi dengan Farid Bento. Pada tahun 2002, Iwan mulai aktif lagi membuat album setelah sekian lama menyendiri. Dia pun mulai bangkit dengan munculnya album Suara Hati yang di dalamnya terdapat lagu Hadapi Saja yang bercerita tentang kehilangan Galang. Pada lagu ini istri Iwan Fals (Ros) juga ikut menyumbangkan suaranya.
Sejak meninggalnya Galang Rambu Anarki, warna dan gaya bermusik Iwan Fals terasa berbeda. Dia tidak segarang dan tidak seliar dahulu. Lirik-lirik lagunya lebih mendalam dan religius.[butuh rujukan] Iwan Fals juga sempat membawakan lagu-lagu bertema cinta baik karangannya sendiri maupun dari orang lain.
     Pada tanggal 22 Januari 2003, Iwan Fals dianugerahi seorang anak lelaki yang diberi nama Raya Rambu Rabbani. Kelahiran putra ketiganya ini seakan menjadi pengganti almarhum Galang Rambu Anarki dan banyak memberi inspirasi dalam dunia musik seorang Iwan Fals.
 
Download lagu Iwan Fals II disini
  Di luar musik dan lirik, penampilan Iwan Fals juga berubah total. Saat putra pertamanya meninggal dunia, Iwan Fals mencukur habis rambut panjangnya hingga gundul. Sekarang dia berpenampilan lebih bersahaja, rambut berpotongan rapi disisir juga kumis dan jenggotnya dihilangkan. Dari sisi pakaian, dia lebih sering menggunakan kemeja yang dimasukkan pada setiap kesempatan tampil di depan publik, sangat jauh berbeda dengan penampilannya dahulu yang lebih sering memakai kaus oblong bahkan bertelanjang dada dengan rambut panjang tidak teratur dan kumis tebal.
    Peranan istrinya juga menjadi penting sejak putra pertamanya tiada. Rosana menjadi manajer pribadi Iwan Fals yang mengatur segala jadwal kegiatan dan kontrak. Dengan adanya Iwan Fals Manajemen (IFM), Fals lebih profesional dalam berkarier.
   Kharisma  seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar di seluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan OI. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui di setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke mancanegara. Masa kecil Iwan Fals atau yang biasa kita kenal sebagai Iwan dihabiskan di Bandung, kemudian di Jeddah, Arab Saudi, selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah di usianya yang ke-13 tahun, saat Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda atau belum tua bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. 
   
Download lagu Iwan Fals III disini
     Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah. Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi Bahfen, dan Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals. Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, dan Nana Krip serta diproduksi oleh ABC Records, tetapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri. Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah-rumah satu demi satu, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Saat acara Manasuka Siaran Niaga disiarkan di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan 

Download lagu Iwan Fals IV disini
mengamen langsung dihentikan. Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah, karena lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan. Pada awal kariernya, Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan terhadap pemerintah. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album. Rekaman lagu-lagu yang tidak dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di stasiun radio 8EH Institut Teknologi Bandung. Iwan Fals juga pernah menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik, yang mengakibatkan dia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara. Beberapa konser musiknya pada tahun 80'an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik lagu yang menyindir penguasa saat itu. Pada bulan April tahun 1984 Iwan Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru. Sejak kejadian itu, Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror. Hanya segelintir fans fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini, dan sekarang menjadi koleksi yang sangat berharga. 
     Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karier Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia. Setelah kontrak dengan

Download lagu Iwan Fals V disini
SWAMI yang menghasilkan dua album (SWAMI dan SWAMI II) berakhir, dan di sela Kantata (yang menghasilkan Kantata Takwa dan Kantata Samsara), Iwan Fals masih meluncurkan album-album solo maupun bersama kelompok seperti album Dalbo yang dikerjakan bersama sebagian mantan personel SWAMI. Sejak meluncurnya album Suara Hati pada 2002, Iwan Fals telah memiliki kelompok musisi pengiring yang tetap dan selalu menyertai dalam setiap pengerjaan album maupun konser. Menariknya, dalam seluruh alat musik yang digunakan baik oleh Iwan fals maupun band-nya pada setiap penampilan di depan publik tidak pernah terlihat merek maupun logo. Seluruh identitas tersebut selalu ditutupi atau dihilangkan. Pada panggung yang menjadi dunianya, Iwan Fals tidak pernah mengizinkan ada logo atau tulisan sponsor terpampang untuk menjaga idealismenya yang tidak mau dianggap menjadi wakil dari produk tertentu. 
Tidak seluruh album yang dikeluarkan Iwan Fals berisi lagu baru. Pada tahun-tahun terakhir, Iwan Fals sering mengeluarkan rilis ulang lagu-lagu lamanya, baik dengan aransemen asli maupun dengan aransemen ulang. Pada tahun-tahun terakhir ini pula Iwan Fals lebih banyak memilih berkolaborasi dengan musisi muda berbakat.
     Banyak lagu Iwan Fals yang tidak dijual secara bebas. Lagu-lagu tersebut menjadi koleksi ekslusif para penggemarnya dan kebanyakan direkam secara live. Beberapa lagu Iwan Fals yang tidak dikomersialkan seperti lagu 'Pulanglah' yang didedikasikan khusus untuk almarhum Munir ternyata sangat digemari yang akhirnya direkam ulang dan dimasukkan ke dalam album 50:50 yang beredar pada tahun 2007.

Friday, September 16, 2016

Download Lagu Indonesia

Lagu Indonesia Populer
    Indonesia memiliki banyak penyanyi-penyanyi pop dengan kualitas suara dan talenta tinggi yang tidak kalah dengan penyanyi-penyanyi luar negeri, bahkan banyak juga penyanyi kita yang sudah merambah manca negara bukan hanya di tingkat Asia Tenggara melainkan juga telah berhasil menyabet berbagai penghargaan di tingkat dunia. Dari generasi ke generasi kita telah banyak mengenal penyanyi bersuara merdu seperti Erni Johan, Titik Puspa, Kris Biantoro, Bob Tutupoli dll serta grup band pop legendaris macam Koes Plus, Panber's, D'Lloyd dll. Setelah itu muncul generasi berikutnya seperti Vina Panduwinata yang terkenal dengan lagu "Burung Camar", Ruth Sahanaya, Nicky Astria dengan lagu2 rocknya dan banyak lagi sampai generasi tahun 2000an dengan Agnez Mo, Anggun, Shanty, dan lain2 dengan tarikan suara yang tidak kalah berkualitasnya...
Download Lagu Anggun C Sasmi Klik  Disini


Download Lagu Agnes Monica klik disini
     Selain penyanyi solo Indonesia yang sudah mendunia seperti Anggun, Agnes Mo, Shanty dan yang lainnya banyak juga grup band Indonesia walaupun tidak dapat mencicipi pentas dunia tapi lagu-lagunya di pakai oleh penyanyi-penyanyi luar negeri menggunakan bahasa masing2 seperti Grup Wali, Ungu, Peter Pan dan lain-lain. Namun demikian bukan berarti penyanyi-penyanyi atau grup band-grup band lainnya tidak memiliki kualitas musikal yang bagus tapi kesempatan dan keberuntungan yang belum mendekati mereka,

Download Lagu God Bless klik Disini

Kita juga tidak boleh lupa pada musikus-musikus lawas yang memberikan warna tersendiri dengan lagu2 mereka yang sampai sekarang tetap enak untuk dinikmati seperti : Ebiet G Ade, Broery Pesulima, Ade Manuhutu, Eddy Silitonga, Erni Johan, Benyamin S dll yang telah memberi warna-warna tersendiri pada musik Indonesia sehingga sampai sekarang karya-karya mereka tetap dapat di nikmati. Begitupun grup band seperti : Bimbo, Koes Plus. D'Lloyd, Panbers, dan grup rock legendaris macam God Bless, Edane, The Rollies, SAS dll yang ikut meramaikan blantika musik Indonesia lewat lagu-lagu rock mereka

Download Lagu2 Ebiet G Ade klik Disini

     Fenomena Ebiet G Ade di akhir tahun 1970-an yang muncul dengan lagu-lagu bertemakan alam, duka derita kaum marginal, Sosial Politik, bencana, keluarga dan tema cinta dalam lagu-lagunya turut meramaikan dan mendorong pembaruan musik pop Indonesia.  Semua lagu-lagu yang di lantunkannya merupakan ciptaannya sendiri, ia tidak pernah menyanyikan lagu yang diciptakan orang lain kecuali lagu Surat dari Desa yang ditulis oleh Oding Arnaidi dan Mengarungi Keberkahan Tuhan yang ditulis bersama mantan Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono.

Lagu Dangdut
Download lagu Rhoma Irama DISINI
     Dangdut adalah lagu asli Indonesia yang banyak terpengaruhi oleh irama melayu. Dangdut dulu dikenal sebagai lagu anak kampung sehingga banyak penyanyi2 dangdut yang tampil dari kampung ke kampung. Seiring waktu dengan tampilnya penyanyi dangdut seperti Rhoma Irama, Elvi Sukaesih, Rita Sugiarto, A. Rafiq, Meggy Z, Mansyur S, dll membuat dangdut mulai di kenal di berbagai kalangan walau image kampungan tetap melekat dalam musik dangdut. Seiring jalannya waktu muncul nama-nama seperti Dewi Persik, Inul Daratista, Zaskia Gotik, Siti Badriah dan lain2 dengan goyangan dangdut yang lepas dari pakem dangdut aslinya mau tidak mau membuat warna dangdut berubah total. Masing2 penyanyi dangdut ini memiliki goyangan dangdut yang masing2 berbeda walaupun banyak diantara mereka dihujat karena hampir seluruh goyangannya terkesan erotis dan porno tapi tidak dapat dipungkiri makin membuat dangdut menjadi lebih hidup dan menarik.
     Sekarang dangdut bukan hanya konsumsi dalam negeri tapi sudah menjalar sampai ke luar negeri bahkan sekarang kontes dangdut sudah mencapai benua Amerika....(Hebaaaaat ga tuuhhhh).
Sekarang dangdut pun telah banyak menelurkan versi dangdut yang berbeda seperti dangdut remix, dangdut koplo, dangdut disco dll sehingga sekarang pendengar dapat memilih versi mana yang ingin di dengarnya....

Benyamin S
Download lagu2 Benyamin S DISINI
     Benyamin Suaeb  yang lahir di Jakarta tanggal 5 Maret 1939 adalah artis betawi asli serba bisa baik sebagai penyanyi, pelawak, aktor film, dan sutradara semua sukses dijalaninya dengan menghasilkan 75 album musik dan 53 judul film.
Lagu2 nya yang sampai sekarang masih di dengar orang adalah Kompor Mleduk, Ikan Teri, Abang Jampang, Ondel-Ondel, Nangke Lande dan masih banyak lagi.Begitu juga dengan film2 yang dibintanginya begitu kesohor dijamannya seperti : Banteng Betawi, SiDoel Anak Betawi, Biang Kerok dll.
Dalam dunia musik Benyamin S adalah seniman yang berjasa besar dalam mengembangkan seni tradisional Betawi khususnya kesenian gambang kromong. Lewat kesenian itu pula Bang Ben, begitu ia kerap disapa, semakin populer saat itu. Tahun 1960, Presiden pertama RI Soekarno melarang diputarnya lagu-lagu asing di Indonesia, pelarangan tersebut membuat Benyamin S semakin bersinar karena dengan kecerdikannya Bang Ben menyuguhkan musik gambang kromong yang di padu dengan unsur modern.
Benyamin mendirikan radio FM dengan nama Bens Radio dan menjadikannya sebagai alat untuk menggali potensi budaya betawi sehingga pendengarnya dapat merasakan nuansa budayanya sendiri. Budaya dan Etnik betawi terus menerus beradaptasi dengan perubahan zaman, seiring perubahan karakter pendengarnya dan percepatan teknologi maka program radio etnik betawi ini dikemas dalam balutan kreatif budaya masa lalu, sekarang dan masa yang akan datang.

Iwan Fals
     Iwan Fals yang bernama lahir Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961; umur 55 tahun) adalah seorang Penyanyi beraliran Balada, Pop, Rock, dan Country yang menjadi salah satu legenda di Indonesia.
Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia pada akhir tahun 70'an hingga sekarang, kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain.
Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional dan Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.

Baca Biografi lengkap dan download lagu Iwan Fals disini
Sumber : Wikipedia
Download lagu2 DANGDUT Disini
Download lagu2POP disini
Download lagu2 ROCK Disini